IHSG Melejit ke 8.017, Tapi Koreksi Tipis Langsung Terjadi

IHSG

IHSG Meledak ke 8.017 di Sesi Pagi

Jumat, 15 Agustus 2025, IHSG cetak prestasi—menyentuh level 8.017 pada sesi pagi. Itu adalah rekor tertinggi sepanjang masa. Jelas ini reaksi positif terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, yang memberi sentimen positif ke pasar modal.


Koreksi Tipis: IHSG Ditutup di 7.926,45

Namun, euforia tidak bertahan lama. Menjelang penutupan sesi I, IHSG mengalami koreksi sebesar 0,06 % atau sekitar 4,79 poin, dan ditutup di level 7.926,45. Penurunan ini menandai pasang surut pasar dalam hitungan jam saja.


Volatilitas Tinggi: Rentang Pagi Saja Naik-Turun Beragam

Ternyata IHSG pagi itu bergerak fluktuatif di rentang 7.898 hingga 8.017. Artinya, investor sempat optimis tinggi, lalu mulai cemas saat realisasi laba mulai dicairkan.


Aktivitas Trading Mencuat

Volume trading juga lumayan menggila:

  • Total lebih dari 33 miliar lembar saham diperdagangkan—menunjukkan minat tinggi dari pelaku pasar.

  • Nilai transaksi mencapai sekitar Rp 23,6 triliun—cukup besar buat pasar harian.

  • Frekuensi trading kurang lebih 1,19 juta kali—teknologi sistem BEI stabil menampung lonjakan ini.


Banyak Saham Melemah, Teknologi Justru Menguat

Mayoritas sektor saham justru melemah: infrastruktur, industri, bahan baku, energi, properti, transportasi, keuangan—semuanya turun dalam kisaran 0,1 hingga 1,8 %.

Tapi ada kejutan: sektor teknologi naik gila-gilaan, sekitar 3,5–3,75 %. Disusul sektor siklikal dan kesehatan yang juga menunjukkan penguatan meski minimal.


Pasar Global: Asia Ikut Ngebut, Rupiah Melemah Tipis

IHSG tidak berjalan sendirian. Bursa Asia lain seperti Nikkei dan Shanghai Composite juga mencatat reli menguat pagi itu. Namun, rupiah justru sedikit melemah—sekitar 0,25–0,29 % ke kisaran Rp 16.156–16.161 per USD.


Apa Artinya Untuk Lo, Investor Harian

Buat Trader:

  • Swing trading pagi itu lucrative—beli di bawah 8.000, jual saat menyentuh puncak, untung di kisaran poin IHSG yang signifikan.

  • Tapi pastikan cepat ambil untung—karena koreksi bisa datang kilat.

Buat Investor Jangka Panjang:

  • IHSG sempat tembus zona psikologis 8.000. Itu signal bahwa sentimen pasar masih kuat.

  • Koreksi tipis bukan alarm—justru momentum buat averaging down atau tambah posisi saat pasar surut.


Analisis Teknologi: Pemain Kuat di Tengah Rem Besar

Sektor teknologi jadi penyelamat pagi itu. Investor menilai subsektor ini punya potensi pertumbuhan jangka panjang. Respons bullish ini bisa jadi tanda: market masih percaya pada tech sebagai pendorong ekonomi digital Indonesia.


Risiko dan Siap-siap Next Move

Jika lewat siang atau usai libur nasional, market bisa bergerak lebih santai. Tapi sentimen dari pidato kenegaraan masih punya efek.
Kalau data ekonomi global lancar dan inflasi terkendali, IHSG bisa cermet ke level baru. Kalau sebaliknya, hati-hati: koreksi lebih besar bisa terjadi.


Kesimpulan

IHSG 15 Agustus 2025 jadi headline: rekor tertinggi di 8.017, kemudian dikoreksi 0,06 % ke level 7.926. Volume dan nilai transaksi musim libur kemerdekaan memang tinggi. Sektor teknologi jadi bintang, sisanya melemah. Untuk investor, itu peluang: scalping cepat atau averaging bagi yang jeli.